3 Aset Kripto yang Akan Naik Tahun 2022

Semutku.com– 3 Aset Kripto yang Akan Naik Tahun 2022 – Pada tahun 2021 akan tercatat dalam sejarah investasi yaitu sebagai tahun yang baik bagi saham.

Namun, di tahun 2021 juga akan diingat sebagai tahun fantastis untuk cryptocurrency. Di kemunduran akhir tahun bahkan banyak harga cryptocurrency yang naik selama 12 bulan terakhir.

Akan tetapi, di tahun 2022 ini, para investor saat ini berfokus pada masa depan. Tak ada jaminan mengenai bagaimana kinerja aset apapun di masa mendatang, tentu saja.

Berikut ini, kami akan membagikan 3 Aset Kripto yang Akan Naik Tahun 2022, mari simak sampai selesai informasi lengkapnya.

1. Kadena

Kadena punya kelompok eksklusif cryptocurrency yang mengalami kenaikan di tahun 2021 yang lebih dari 5.000% dan mengakhiri tahun 2021 dengan naik yang lebih dari 8.000%.

Kekurangan besar untuk sebagian besar blockhain Pow ialah mereka tak mampu diskalakan. Semua itu tak masalah untuk Kadena.

Saat ini, kripto satu ini menggunakan arsitektur multi-rantai yang dijalin dengan skalabilitas yang sangat luar biasa sekali.

Kripto satu ini bisa memproses 480.000 transaksi per detik. Untuk bisa memasukkannya ke dalam konteks, Bitcoin hanya bisa memproses sekitar 7 transaksi per detik.

Biaya kripto satu ini yang sangat rendah menjadi daya tarik pengembang. Bisnis bisa seluruhnya menghilangkan biaya transaksi untuk pelanggan dengan memakai pompa bensi kripto Kadena.

Sedangkan konsumen membayar biaya transaksi minimal.

The Motley Fool menganalisis tak memberikan rediksi lebih jauh jika Kadena dapat menembus 10 besar di tahun 2022. Tapi disebtukan kripto satu ini punya potensi untuk meningkat peringkat dengan cara siginifikan.

BACA JUGA: 7 Ide Usaha di Bulan Puasa Ramadan 2022

2. Avalanche

Avalanche merupakan platform tercepat dengan mendukung kotrak pintar. Nyaris 160 proyek sudah ada di ekosistem Avalanche.

Kripto ini menghasilkan lebih banyak adopsi yang dipercepat di tahun 2022 ini. Salah satu tonggak penting untuk kripto ini ialah Deloitte tengah membangun platform pemulihan bencana yang berbasis cloud di blockhain-nya.

Pengesahan perusahaan akuntansi serta konsultasi yang besar ialah tonggak yang penting adalah tiitk kritis untuk Avalanche.

3. Ethereum

Ethereum ini memberikan pengembalian lebih dari lima kali di tahun 2021 ketika menghadapi beberapa tantangan yang signifikan.

Jaringannya lamban, dengan kemampuan prosesnya hanya sekitar 14 transaksi per detik. Biaya transaksi kripto ini yang tinggi juga menyebabkan sejumlah pengembang pindah ke blockhain lain.

Sekarang ini, kapitalisasi pasar kripto ini mendekati US$ 445 miliar srta ada di urutan kedua sesudah Bitcoin. Menurut The Motley Fool, ethereum ini kemungkinan ada di podidi teratas di tahun 2022 ini, jika tidak kripto ini masih dapat meroket di taun baru.

BACA JUGA: Daftar Asuransi Kesehatan Terbaik 2022





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.