3 Penyebab Bangun Tidur Tapi Badan Terasa Lelah

semutku.com Pernahkah Anda mengalami pagi yang buruk saat bangun tidur? Setelah tidur malam tubuh bukannya merasa segar tapi sangat lelah. Kadang-kadang bahkan datang ke sakit kepala, dan tubuh sakit.

Kita semua tahu bahwa tidur adalah waktu yang dibutuhkan organ kita untuk berfungsi. Ya, sel-sel dalam tubuh beregenerasi.

1. Sindrom kelelahan kronis

Chronic fatigue syndrome (CFS) adalah sindrom yang dapat menyebabkan penderita merasa lelah sepanjang waktu. CFS dicurigai ketika Anda merasa lelah selama lebih dari 6 bulan tanpa sebab yang jelas.

Dr. Ida menyarankan untuk tidur siang selama 30 menit, untuk mengurangi kelelahan. Pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Penting juga untuk memiliki rutinitas olahraga.

“Selain itu, lakukan olahraga yang dapat meningkatkan kualitas tidur seperti berenang, jogging, bernapas dan sebagainya,” kata dr. Ida.

Anda juga bisa menerapkan teknik relaksasi sebelum tidur untuk mengurangi stres. Misalnya, mandi air hangat, membaca buku, bermeditasi atau yoga.

2. Insomnia

Rata-rata orang dewasa membutuhkan 4-8 jam tidur. Salah satu indikator insomnia adalah bangun tidak segar. Bisa jadi karena sulit untuk mulai tidur, bisa tidur tapi mudah bangun, atau tidur tidak utuh (bangun-tidur, bangun-tidur lagi). Beberapa jenis gangguan tidur yang dapat menyebabkan tubuh menjadi lelah saat bangun tidur selain insomnia adalah Sleep apnea dan narkolepsi.

3. Anemia

Kondisi kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan kesehatan darah yang buruk. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti kelelahan, kelelahan, lesu, dan lemas, serta membuat Anda merasa tubuh tidak segar, bahkan ketika durasi tidur cukup untuk bangun di pagi hari pun tidak tetap terasa segar.

Penyebab hb rendah biasanya menunjukkan bahwa seseorang menderita anemia, yang ditandai dengan kekurangan zat besi dalam makanan, sehingga lebih sulit bagi sumsum tulang untuk menghasilkan Hemoglobin. Inilah sebabnya mengapa penting untuk memenuhi nutrisi harian zat besi.

Ketika penyebabnya adalah kekurangan zat besi, itu berarti Anda harus meningkatkan kadar hemoglobin dan suplemen untuk mengatasi kekurangan darah atau anemia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.