5 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia

semutku.com Banyak ilmuwan muslim turun dalam sejarah mengubah dunia dengan berbagai KARYA MULIA. Sejumlah karya ilmuwan muslim memberikan kontribusi besar bagi kehidupan modern saat ini.

Jules La Beaume, pemikir Perancis, intelektual, dan penulis mengatakan, ” orang-orang di dunia datang untuk memperoleh pengetahuan dan pengetahuan dari umat Islam, yang memperolehnya dari Al-qur’an, yang merupakan lautan pengetahuan, dan mengalir sungai (pengetahuan) dari itu di dunia, bagi umat manusia … ”

1. Ghiyath al-din al-Kashi

Ghiyath al-din al-Kashi adalah seorang astronom dan matematikawan Persia. Ia lahir di Kashan, Iran, pada tahun 1380 dan meninggal di Samarkand, Uzbekistan pada tanggal 22 Juni 1429.

2. Abu Al Wafa Muhammad Al Buzjani

Abul Wafa Muhammad Ibn Muhammad Ibn Yahya Ibn Ismail Buzjani adalah seorang astronom dan matematikawan asal Persia. Ia lahir di Buzhgan, Iran, pada 10 Juni 940 m dan meninggal di Baghdad, Irak, pada 15 Juli 998 M.

Pada 959, Abul Wafa pindah ke Irak, dan belajar matematika, terutama trigonometri. Nya penting pemikiran pada fungsi trigonometri; sinus aturan; beberapa trigonometri Identitas.

3. Muhammad bin Musa al-Khawarizmi

Muhammad bin Musa Al-Khwarizmi adalah seorang ahli dalam matematika, astronomi, astrologi, dan geografi dari Kufah, Irak. Lahir sekitar 780 di Khwarezmia dan meninggal sekitar 850 di Baghdad.

4. Abu Abdullah Al Battani

Abu Abdullah Al Battani adalah seorang astronom dan matematikawan Arab. Ia lahir di Harran dekat Urfa pada tahun 858 m dan meninggal di Samarra, Irak, pada tahun 929 M.

5. Al Hasan Ibn Al Haytham

Abu Ali Al-Hasan ibn al-Hasan ibn al-Haytham atau Ibn al-Haytham, di barat lebih dikenal sebagai Alhazen. Ia lahir di Basra, Irak, pada 1 Juli 965 m dan meninggal di Kairo, Mesir, pada 6 Maret 1040.

Dia adalah seorang ilmuwan Islam yang mengkhususkan diri dalam ilmu pengetahuan, filsafat, matematika, geometri, kedokteran, dan filsafat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.