6 Tips Agar Motor Tidak Sering Diservis

semutku.com Merawat motor sebenarnya bukan hal yang sulit. Namun, karena banyak orang memiliki kesibukan, sehingga sering mengabaikan perawatan terkait hewan peliharaan roda dua.

Padahal, dengan merawat motor dengan baik, maka akan membuat motor tidak perlu diservis. Untuk memastikan kinerja motor tetap prima, maka melakukan pemeriksaan berkala menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.

1. Periksa kekencangan rantai motor

Rantai adalah bagian terpenting dari sepeda motor karena fungsinya yang menghubungkan mesin dan roda sehingga bisa bergerak. Dengan fungsinya yang sangat penting, disarankan untuk memeriksa kekencangan rantai motor secara berkala.

Pemilik dapat mulai memeriksa dengan melihat apakah ada karat. Jika ada karat, segera bersihkan dan semprotkan menggunakan minyak rantai khusus.

2. Periksa kondisi oli secara berkala

Oli memiliki fungsi sebagai pelumas untuk komponen mesin sehingga ketika terjadi gesekan, mesin tidak haus. Sementara fungsi lain dari minyak adalah pencegahan karat dan bertindak sebagai pendingin.

Dengan mesin yang telah dilumasi, maka secara otomatis karatpun tidak akan terjadi. Sedangkan sebagai pendingin membuat mesin panas menjadi dingin kembali.

Karena oli sangat penting untuk motor jadi pastikan untuk memeriksa kondisinya secara berkala. Jika viskositas minyak telah menurun dan warnanya hitam, itu adalah tanda bahwa minyak harus diganti

3. Jangan lupa untuk memeriksa kondisi baterai

Agar arus listrik pada baterai tetap terjaga dengan baik, maka periksalah baterai agar tidak melebihi batas. Idealnya, tidak boleh lebih dari 2 minggu.

Jika pemilik jarang memeriksa kondisi baterai atau membiarkan baterai melebihi batas, apa yang terjadi kemudian mempercepat kerusakan pada sel baterai dan tentunya juga akan menyebabkan kerusakan pada bagian lain di motor Anda.

4. Periksa kualitas busi

Jangan remehkan bentuknya yang kecil, karena jika tidak ada busi maka motor Anda tentu tidak bisa start. Fungsi utama Busi adalah untuk menyalakan api di ruang bakar motor.

Jadi agar motor berjalan dengan baik, campuran udara dan bensin akan dibakar oleh percikan api dari busi. Kemudian ledakan inilah yang akan membuat piston naik turun.

Sangat penting untuk memeriksa kondisi busi secara berkala mengingat fungsinya sangat penting. Anda dapat mengganti busi jika jarak tempuh sudah 12.000 kilometer.

5. Jangan terlalu panas motor

Setiap orang yang memiliki sepeda motor tahu ini. Ya, sebelum digunakan motor harus dipanaskan terlebih dahulu. Panaskan motor selama sekitar 1 hingga 2 menit agar suhu mesin cukup hangat.

Ini dilakukan untuk menaikkan oli sehingga melumasi komponen mesin. Namun harus diingat jangan terlalu lama memanaskan motor dan hindari mengegas motor terlalu lama karena hanya akan sia-sia.

6. Ganti roda gigi yang sudah tajam

Salah satu karakteristik roda gigi atau roda gigi harus diganti, yaitu mata roda gigi sudah terlihat tajam atau tajam. Semakin tajam gigi mendekati usia maksimum penggunaan sehingga perlu diganti sesegera mungkin. Lebih buruk lagi jika dibiarkan bisa membuat rantai putus tiba-tiba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.