Cara Memulai Trading Saham untuk Pemula ditahun 2022

Cara Memulai Trading Saham untuk Pemula ditahun 2022

112 Dilihat

Cara Memulai Trading Saham untuk Pemula ditahun 2022

Semutku.com – Di jaman yang sudah sangat canggih ini, kamu dapat menemukan banyak informasi tentang tips dan trik cara trading saham yang perlu kamu ketahui, terutama bagi mereka yang baru memulai atau pemula.

Jadi sebelum memulai, langkah pertama dalam memulai trading saham adalah mempersiapkan diri untuk memahami dan mempelajari dasar-dasar trading saham dan kondisi pasar saat ini.

Meskipun kamu mungkin berpikir bahwa trading saham itu rumit, sebenarnya tidak sesulit itu. Kamu bahkan dapat menggunakan hanya smartphone pribadi kamu untuk transaksi online, sehingga kamu dapat memulai trading dengan modal kecil sambil menjamin keuntungan yang besar.

Cara Trading Saham untuk Pemula

Meskipun kamu berpikir bahwa memulai bisnis trading saham sangatlah sulit dan rumit, namun pada dasarnya semua itu tidak seperti yang kamu bayangkan.

Kamu bahkan dapat melakukan trading hanya berbekal smartphone android saja, sehingga kamu dapat memulai trading dengan modal kecil sambil menjamin keuntungan yang besar. Jadi, berikut adalah informasi mengenai cara memulai trading saham untuk pemula ditahun 2022.

Ikuti panduan dari semutku.com berikut ini dengan benar agar kamu bisa menghasilkan cuang yang sangat lebar.

1. Tentukan Indeks Saham

Poin pertama adalah menentukan indeks saham yang benar. Tahukah kamu bahwa setidaknya ada sekitar 22 indeks saham yang tercatat di BEI (Bursa Efek Indonesia).

Kamu bisa mempelajari tentang jenis-jenis indeks saham yang biasa digunakan oleh para operator saham. Misalnya, beberapa di antaranya adalah LQ45 dan IDX30.

Kemudian, LQ45 merupakan indeks saham Bursa Efek Indonesia yang mencakup 45 perusahaan. IDX30 adalah 30 saham paling likuid. Keduanya memiliki likuiditas yang kuat dan didukung oleh kualitas perusahaan yang handal.

2. Pilih Sekuritas

Ketika seseorang membeli saham, mereka biasanya menggunakan pialang saham dan mengenakan biaya untuk setiap transaksi.

Oleh karena itu, pilihlah sekuritas yang memberikan persentase biaya yang lebih rendah di muka, seperti membeli 0,2% dari total saham di masa depan.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kamu melakukan trading saham dengan cara yang lebih optimal dan dapat memberikan keuntungan yang lebih baik.

3. Rencanakan Periode Trading

Menurut jatuh temponya, ada dua cara untuk melakukan trading saham, yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Dalam jangka pendek, meski risiko kerugian lebih besar dan juga peluang untung yang lebih cepat.

Pada saat yang sama, dalam jangka panjang, jika saham memiliki reputasi, kinerja dan fundamental yang baik, kamu memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar saat melakukan trading saham.

4. Gunakan Kesabaran

Hal selanjutnya yang perlu kamu ketahui adalah tidak semua metode trading saham bisa berjalan efektif tanpa kesabaran. Ya, jika kamu seorang pemula, disarankan untuk menggunakan dana yang sedikit terlebih dahulu.

Seiring waktu, pengetahuan kamu terus meningkat secara perlahan, dan kemudian kamu meningkatkan jumlahnya. Kesabaran juga sangat penting dan berlaku untuk situasi di mana kamu mungkin menghadapi kerugian.

Kesabaran dapat membantu kamu untuk tidak bertindak gegabah atau tergesa-gesa, tetapi sebaliknya, kamu dapat dengan jelas mempertimbangkan untuk membeli saham yang saat ini nilainya sedang rendah atau yang sedang jatuh hingga rata-rata turun. Oleh karena itu, bahkan jika kondisi pasar nanti stabil, kamu masih bisa mendapat untung.

5. Percaya diri dan Realistis

Selain hal di atas, kamu juga perlu percaya diri, namun tetap realistis. Bahkan, kepercayaan diri ini akan tumbuh seiring waktu terbang kamu di dunia trading.

Oleh karena itu, tidak cukup hanya menyiapkan dana saja, tetapi harus diimbangi dengan pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk membantu kamu mencapai keuntungan yang maksimal.

Saham memang memberikan banyak keuntungan yang menguntungkan, namun perlu kamu ketahui bahwa trader yang sukses tidak selalu mendapatkan keuntungan setiap kali mereka melakukan penjualan atau trading.

Beberapa di antaranya bahkan mengalami kerugian hingga 40% hingga 50% dari seluruh transaksi. Namun, dengan pengetahuan manajemen risiko yang baik, mereka tetap dapat mengoptimalkan keuntungan untuk menutupi kerugian.

Oleh karena itu, jika kamu sesekali gagal dalam trading saham, jangan berkecil hati dan terus belajar dan asah keterampilan kamu. Dan gunakan itu untuk melihat peluang bagus berikutnya.

Akhir Kata

Sekian pembahasan mengenai cara memulai trading saham untuk pemula agar berhasil. Sebelum memulai trading saham baik jangka pendek maupun jangka panjang, pastikan bahwa kamu sudah memiliki pengetahuan yang cukup dan siap dengan segala risiko yang terjadi dikemudian hari.

Perlu diingat bahwa tidak ada yang bisa dicapai dalam semalam. Poin terakhir di atas tentang cara memulai trading saham sangatlah penting. Tidak hanya trading saham, bahkan setiap bisnis tentunya membutuhkan ketekunan dan kesabaran agar dapat menghasilkan.

Terima kasih sudah berkunjung ke situs semutku.com. Saksikan postingan selanjutnya agar kamu mendapatkan informasi terbaru lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.